BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Minggu, 18 Oktober 2009

"TAKUT" AKAN TUHAN


Alkitab menggunakan beberapa kata untuk mengartikan takut atau ketakutan. Yang paling umum adalah kata Ibrani יראה - YIR'AH dan פחד - PAKHAD, Yunani φοβος – phobos . Secara teologis dapat dikemukakan empat macam "takut" yang utama sbb :


a. Ketakutan yang kudus


Makna "takut" disini adalah "Kepatuhan pada TUHAN" :


* Mazmur 111:10
LAI Terjemahan Baru (TB), Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.
King James Version (KJV), The fear of the LORD is the beginning of wisdom: a good understanding have all they that do his commandments: his praise endureth for ever.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
רֵאשִׁית חָכְמָה יִרְאַת יְהוָה שֵׂכֶל טֹוב לְכָל־עֹשֵׂיהֶם תְּהִלָּתֹו עֹמֶדֶת לָעַד׃
Translit, RESYIT KHAKHMAH YIR'AT YEHOVAH SEKHEL TOV LEKHOL-'OSEIHEM TEHILATO 'OMEDET LA'AD


* Amsal 1:7
LAI TB, Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
KJV, The fear of the LORD is the beginning of knowledge: but fools despise wisdom and instruction.
Hebrew,
יִרְאַת יְהוָה רֵאשִׁית דָּעַת חָכְמָה וּמוּסָר אֱוִילִים בָּזוּ׃ ף
Translit, YIRAT YEHOVAH RESYIT DA'AT KHAKHMAH 'UMUSAR 'EVILIM BAZU


Ini adalah dampak dari pengenalan orang percaya akan Allah yang hidup. Menurut Luther, orang biasa tidak akan mempunyai ketakutan yang didorong oleh penghormatan terhadap Allah. Sementara itu R. Otto berkata bahwa ia samasekali "tak dapat gemetar ketakutan terhadap Allah dalam 'arti riil' kata itu".

Pada pihak lain, ketakutan yang kudus (ketaatan kepada Allah) adalah pemberian Allah, yang memampukan orang takut sekaligus menghormati kekuasaan Allah, mentaati perintah-perintah Allah, membenci sambil menjauhkan diri dari semua bentuk kejahatan (Yeremia 32:40; bandingkan Kejadian 22:12; Ibrani 5:7).


* Yeremia 32:40
LAI TB, Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka, bahwa Aku tidak akan membelakangi mereka, melainkan akan berbuat baik kepada mereka; Aku akan menaruh takut kepada-Ku ke dalam hati mereka, supaya mereka jangan menjauh dari pada-Ku.
KJV, And I will make an everlasting covenant with them, that I will not turn away from them, to do them good; but I will put my fear in their hearts, that they shall not depart from me.
Hebrew,
וְכָרַתִּי לָהֶם בְּרִית עֹולָם אֲשֶׁר לֹא־אָשׁוּב מֵאַחֲרֵיהֶם לְהֵיטִיבִי אֹותָם וְאֶת־יִרְאָתִי אֶתֵּן בִּלְבָבָם לְבִלְתִּי סוּר מֵעָלָי׃
Translit, VEKHARATI LAHEM BERIT 'OLAM ASYER LO-ASYUV ME'AKHAREIHEM LEHEITIVI 'OTAM VE'ET-YIRATI 'ETEN BILVAVAM LEVILTI SUR ME'ALAI


* Kejadian 22:12
LAI TB, Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
KJV, And he said, Lay not thine hand upon the lad, neither do thou any thing unto him: for now I know that thou fearest God, seeing thou hast not withheld thy son, thine only son from me.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר אַל־תִּשְׁלַח יָדְךָ אֶל־הַנַּעַר וְאַל־תַּעַשׂ לֹו מְאוּמָּה כִּי עַתָּה יָדַעְתִּי כִּי־יְרֵא אֱלֹהִים אַתָּה וְלֹא חָשַׂכְתָּ אֶת־בִּנְךָ אֶת־יְחִידְךָ מִמֶּנִּי׃
Translit, VAYOMER AL-TISYLAKH YADKHA 'EL-HANA'AR VE'AL-TA'AS LO ME'UMA KI ATA YADATI KI-YERE 'ELOHIM 'ATAH VELO KHASAKHTA 'ET-BINKHA 'ET-YEKHIDKHA MIMENI


Lagi pula takut akan Tuhan itu permulaan hikmat (Mazmur 111:10), rahasia kelurusan hati (Amsal 8:13), ciri umat yang disenangi Allah (Mazmur 147:11), dan kewajiban setiap orang (Pengkhotbah 12:13).


* Amsal 8:13
LAI TB, Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.
KJV, The fear of the LORD is to hate evil: pride, and arrogancy, and the evil way, and the froward mouth, do I hate.
Hebrew,
יִרְאַת יְהוָה שְׂנֹאת רָע גֵּאָה וְגָאֹון וְדֶרֶךְ רָע וּפִי תַהְפֻּכֹות שָׂנֵאתִי׃
Translit, YIRAT YEHOVAH SENOT RA GE'AH VEGA'ON VEDEREKH RA 'UFI TAHPUKHOT SANETI


* Mazmur 147:11
LAI TB, TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.
KJV, The LORD taketh pleasure in them that fear him, in those that hope in his mercy.
Hebrew,
רֹוצֶה יְהוָה אֶת־יְרֵאָיו אֶת־הַמְיַחֲלִים לְחַסְדֹּו׃
Translit, ROTSEH YEHOVAH 'ET-YERE'AV 'ET-HAMEYAKHALIM LEKHASDO


* Pengkhotbah 12:13
LAI TB, Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
KJV, Let us hear the conclusion of the whole matter: Fear God, and keep his commandments: for this is the whole duty of man.
Hebrew,
סֹוף דָּבָר הַכֹּל נִשְׁמָע אֶת־הָאֱלֹהִים יְרָא וְאֶת־מִצְוֹתָיו שְׁמֹור כִּי־זֶה כָּל־הָאָדָם׃
Translit, SOF DAVAR HAKOL NISYMA 'ET-HA'ELOHIM YERA VE'ET-MITSVOTAV SYEMOR KI-ZE KOL-HA'ADAM


Roh Takut akan Allah adalah salah satu sifat yang ditanamkan Allah pada MesiasNya :


* Yesaya 11:2-3
11:2 LAI TB, Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
KJV, And the spirit of the LORD shall rest upon him, the spirit of wisdom and understanding, the spirit of counsel and might, the spirit of knowledge and of the fear of the LORD;
Hebrew,
וְנָחָה עָלָיו רוּחַ יְהוָה רוּחַ חָכְמָה וּבִינָה רוּחַ עֵצָה וּגְבוּרָה רוּחַ דַּעַת וְיִרְאַת יְהוָה׃
Translit, VENAKHAH 'ALAV RU'AKH YEHOVAH RU'AKH KHAKHMAH 'UVINAH RU'AKH 'ETSAH 'UGEVURAH RU'AKH DA'AT VEYIRAT YEHOVAH

11:3 LAI TB, ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.
KJV, And shall make him of quick understanding in the fear of the LORD: and he shall not judge after the sight of his eyes, neither reprove after the hearing of his ears:
Hebrew,
וַהֲרִיחֹו בְּיִרְאַת יְהוָה וְלֹא־לְמַרְאֵה עֵינָיו יִשְׁפֹּוט וְלֹא־לְמִשְׁמַע אָזְנָיו יֹוכִיחַ׃
Translit, VAHARIKHO BEYIRAT YEHOVAH VELO-LEMARE 'EINAV YISYPOT VELO-LEMISYMA AZNAV YOKHI'AKH


Bandingkan dengan :


* Ibrani 5:7
LAI TB, Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
KJV, Who in the days of his flesh, when he had offered up prayers and supplications with strong crying and tears unto him that was able to save him from death, and was heard in that he feared;
TR, ος εν ταις ημεραις της σαρκος αυτου δεησεις τε και ικετηριας προς τον δυναμενον σωζειν αυτον εκ θανατου μετα κραυγης ισχυρας και δακρυων προσενεγκας και εισακουσθεις απο της ευλαβειας
Translit, hos en tais hêmerais tês sarkos autou deêseis te kai iketêrias pros ton dunamenon sôzein auton ek thanatou meta kraugês ischuras kai dakruôn prosenegkas kai eisakoustheis apo tês eulabeias


Dalam Perjanjian Lama (PL), ibadah sejati sering dianggap sama dengan takut akan TUHAN (bandingkan Yeremia 2:9; Mazmur 34:11), sebagian besar penyebabnya adalah hukuman sesuai tuntutan hukum Taurat.


Pada zaman Perjanjian Baru (PB) ungkapan "hidup dalam takut akan Tuhan/ taat kepada Tuhan" digunakan berkaitan dengan orang kristen perdana :


* Kisah 9:31
LAI TB, Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.
KJV, Then had the churches rest throughout all Judaea and Galilee and Samaria, and were edified; and walking in the fear of the Lord, and in the comfort of the Holy Ghost, were multiplied.
TR, αι μεν ουν εκκλησιαι καθ ολης της ιουδαιας και γαλιλαιας και σαμαρειας ειχον ειρηνην οικοδομουμεναι και πορευομεναι τω φοβω του κυριου και τη παρακλησει του αγιου πνευματος επληθυνοντο
Translit, ai men oun ekklêsiai kath olês tês ioudaias kai galilaias kai samareias eiKhon eirênên oikodomoumenai kai poreuomenai tô phobô tou kuriou kai tê paraklêsei tou hagiou pneumatos eplêthunonto


* Filipi 2:12
LAI TB, Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
KJV, Wherefore, my beloved, as ye have always obeyed, not as in my presence only, but now much more in my absence, work out your own salvation with fear and trembling.
TR, ωστε αγαπητοι μου καθως παντοτε υπηκουσατε μη ως εν τη παρουσια μου μονον αλλα νυν πολλω μαλλον εν τη απουσια μου μετα φοβου και τρομου την εαυτων σωτηριαν κατεργαζεσθε
Translit, hôste agapêtoi mou kathôs pantote upêkousate mê hôs en tê parousia mou monon alla nun pollô mallon en tê apousia mou meta phobou kai tromou tên eautôn sôtêrian katergazesthe


Para non-Yahudi proselit disebut "orang-orang yang takut akan Allah". Banyak orang tertarik pada kepercayaan monoteisme dan moralitas Yudaisme yang ketat dan sangat kontras dengan politeisme Romawi yang menunjukkan kemerosotan akhlak. Mereka siap mengidentifikasikan diri dengan keyakinan dan idealisme bangsa Yahudi, tetapi tidak memiliki komitmen sepenuhnya sebagai proselit. Kawan sesama musafir ini – sebagian besar adalah para pejabat yang kaya dan berpengaruh – dalam PB dikenal dengan sebutan "yang takut akan Allah", maksudnya orang "saleh" (Kisah 13:26,43,50; 17:4)


* Kisah 13:26,43,50
13:26 LAI TB, Hai saudara-saudaraku, baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita.
KJV, Men and brethren, children of the stock of Abraham, and whosoever among you feareth God, to you is the word of this salvation sent.
TR, ανδρες αδελφοι υιοι γενους αβρααμ και οι εν υμιν φοβουμενοι τον θεον υμιν ο λογος της σωτηριας ταυτης απεσταλη
Translit, andres adelphoi huioi genous abraam kai hoi en humin phoboumenoi {yang takut kepada} ton theon {Allah} humin ho logos tês sôtêrias tautês apestalê

13:43 LAI TB, Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah.
KJV, Now when the congregation was broken up, many of the Jews and religious proselytes followed Paul and Barnabas: who, speaking to them, persuaded them to continue in the grace of God.
TR, λυθεισης δε της συναγωγης ηκολουθησαν πολλοι των ιουδαιων και των σεβομενων προσηλυτων τω παυλω και τω βαρναβα οιτινες προσλαλουντες αυτοις επειθον αυτους επιμενειν τη χαριτι του θεου
Translit, lutheisês de tês sunagôgês êkolouthêsan polloi tôn ioudaiôn kai tôn sebomenôn {yang takut akan (Allah)} prosêlutôn {dari penganut2 agama Yahudi (non Yahudi)} tô paulô kai tô barnaba hoitines proslalountes epeithon autous epimenein tê khariti tou theou

13:50 LAI TB,Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu.
KJV, But the Jews stirred up the devout and honourable women, and the chief men of the city, and raised persecution against Paul and Barnabas, and expelled them out of their coasts.
TR, οι δε ιουδαιοι παρωτρυναν τας σεβομενας γυναικας και τας ευσχημονας και τους πρωτους της πολεως και επηγειραν διωγμον επι τον παυλον και τον βαρναβαν και εξεβαλον αυτους απο των οριων αυτων
Translit, hoi de ioudaioi parôtrunan tas {yang} sebomenas {takut akan (Allah)} gunaikas kai tas euskhêmonas kai tous prôtous tês poleôs kai epêgeiran diôgmon epi ton paulon kai ton barnaban kai exebalon autous apo tôn horiôn autôn


* Kisah 17:4
LAI TB, Beberapa orang dari mereka menjadi yakin dan menggabungkan diri dengan Paulus dan Silas dan juga sejumlah besar orang Yunani yang takut kepada Allah, dan tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka.
KJV, And some of them believed, and consorted with Paul and Silas; and of the devout Greeks a great multitude, and of the chief women not a few.
TR, και τινες εξ αυτων επεισθησαν και προσεκληρωθησαν τω παυλω και τω σιλα των τε σεβομενων ελληνων πολυ πληθος γυναικων τε των πρωτων ουκ ολιγαι
Translit, kai tines ex autôn epeisthêsan kai proseklêrôthêsan tô paulô kai tô sila tôn te sebomenôn {takut kepada (Allah)} ellênôn {dari orang2 yang bukan Yahudi} polu plêthos gunaikôn te tôn prôtôn ouk oligai


Alkitab PB menceritakan seorang tokoh non-Yahudi yang "takut akan Allah" :


* Kisah 10:1-5
10:1 Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.
10:2 Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah.
10:3 Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata kepadanya: "Kornelius!"
10:4 Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.
10:5 Dan sekarang, suruhlah beberapa orang ke Yope untuk menjemput seorang yang bernama Simon dan yang disebut Petrus.


Ada juga "takut" dalam arti negatif (tidak taat kepada Allah), misalnya di :


* Wahyu 21:8
LAI TB, Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.
KJV, But the fearful, and unbelieving, and the abominable, and murderers, and whoremongers, and sorcerers, and idolaters, and all liars, shall have their part in the lake which burneth with fire and brimstone: which is the second death.
TR, δειλοις δε και απιστοις και εβδελυγμενοις και φονευσιν και πορνοις και φαρμακευσιν και ειδωλολατραις και πασιν τοις ψευδεσιν το μερος αυτων εν τη λιμνη τη καιομενη πυρι και θειω ο εστιν δευτερος θανατος
Interlinear, deilois {yang takut} de {tetapi} kai {dan} apistois {yang tidak percaya} kai {dan} ebdelugmenois {sudah dinajiskan} kai {dan} phoneusin {pembunuh} kai {dan} pornois {orang2 yg berbuat cabul} kai {dan} pharmakeusin {penyihir} kai {dan} eidôlolatrais {para penyembah berhala} kai {dan} pasin {semua} tois {yang} pseudesin {berdusta} to meros {bagian} autôn {mereka} en {didalam} tê limnê {telaga} tê {yang} kaiomenê {dibakar} puri {api} kai {dan} theiô {belerang} ho {yang} estin {ia adalah} deuteros {yang kedua} thanatos {kematian}


Mereka yang takut dalam Wahyu 21:8 (δειλος - deilos, takut dalam pengertian negatif, berbeda dengan φοβος – phobos yang sering bermakna positif) adalah orang-orang yang takut akan apa yang orang lain pikirkan tentang diri mereka karena mereka dipersamakan dengan Kristus. Sehingga mereka ini menolak Kristus.

Tapi PB menekankan bahwa Allah mengasihi dan mengampuni, yang melalui Kristus memberikan "Roh yang menjadikan kamu anak-anak Allah" (Roma 8:15) dan memungkinkan manusia supaya berani menghadapi hidup (2 Timotius 1:6-7) dan maut (Ibrani 2:15) tanpa "takut". Dalam 1 Yohanes 4:15-19 juga membahas "takut" dalam makna yang lain (baca point c dibawah). Kendati demikian takut akan Tuhan (dalam arti/ konteks ketaatan kepada Allah) tetap ada, sebab kedasyatan Allah tidak berubah. Hari Penghakiman akan tiba dan harus dihadapi manusia (2 Korintus 5:10 dab). Takut akan Allah mendorong orang percaya mencari kesucian (2 Korintus 7:1) dan hal itu tercermin dalam sikapnya terhadap sesamanya (Efesus 5:21).


Kita akan pelajari juga "takut" dalam makna yang lain :



b. Takut diperbudak


Ketakutan ini wajar sebagai akibat dari dosa (Kejadian 3:10; Amsal 28:1), dan dapat terjadi sebagai hukuman (Ulangan 28:28 ).


* Kejadian 3:10
LAI TB, Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."
KJV, And he said, I heard thy voice in the garden, and I was afraid, because I was naked; and I hid myself.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר אֶת־קֹלְךָ שָׁמַעְתִּי בַּגָּן וָאִירָא כִּי־עֵירֹם אָנֹכִי וָאֵחָבֵא׃
Translit, VAYOMER 'ET-QOLKHA SYAMATI BAGAN VA'IRAH KI-EIROM ANOKHI VA'EKHAVE


* Amsal 28:1
Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi orang benar merasa aman seperti singa muda.


* Ulangan 28:28
TUHAN akan menghajar engkau dengan kegilaan, kebutaan dan kehilangan akal,


Demikianlah yang dialami oleh Feliks waktu dia mendengar Paulus berkhotbah :


* Kisah 24:25
LAI TB, Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut dan berkata: "Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau."
KJV, And as he reasoned of righteousness, temperance, and judgment to come, Felix trembled, and answered, Go thy way for this time; when I have a convenient season, I will call for thee.
TR, διαλεγομενου δε αυτου περι δικαιοσυνης και εγκρατειας και του κριματος του μελλοντος εσεσθαι εμφοβος γενομενος ο φηλιξ απεκριθη το νυν εχον πορευου καιρον δε μεταλαβων μετακαλεσομαι σε
Translit, dialegomenou de autou peri dikaiosunês kai egkrateias kai tou krimatos tou mellontos esesthai emphobos genomenos ho phêlix apekrithê to nun echon poreuou kairon de metalabôn metakalesomai se


Juga oleh penolak-penolak Kristus yang bagi mereka tinggal hanya 'kematian yang mengerikan (harfiah menakutkan) akan "penghakiman" :


* Ibrani 10,27,31
10:27 Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.
10:31 Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.

(Ibrani 10:27,31; bandingkan dengan Wahyu 21:8 )


Walaupun takut diperbudak itu pada dirinya adalah tidak baik, namun Roh Kudus sering memanfaatkannya untuk mendorong orang untuk bertobat, seperti kisah dari Kepala penjara ini :


* Kisah 16:24-33
16:24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.
16:25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
16:26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.
16:27 Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.
16:28 Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!"
16:29 Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
16:30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?"
16:31 Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."
16:32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
16:33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.



c. Takut kepada manusia


Ketakutan jenis ini bisa berarti :

- Rasa kagum dan hormat terhadap seseorang, seperti kepada kepala atau penguasa-penguasa (1 Petrus 2:18; Roma 13:7)
- Ketakutan terhadap seseorang dan terhadap tindakan yang akan dilakukan orang itu (Bilangan 14:9, Yesaya 8:12; Amsal 29:25)
- Dalam arti khusus Kristiani, keprihatinan dan kepedulian akan seseorang agar terhindar dari kehancuran oleh dosa (1 Korintus 2:3; 2 Korintus 11:3; Kolose 2:1).

Ketakutan jenis ini, juga ketakutan diperbudak seperti disebut diatas, namun dapat diatasi melalui kasih sejati terhadap Allah :


* 1 Yohanes 4:18
LAI TB, Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
KJV, There is no fear in love; but perfect love casteth out fear: because fear hath torment. He that feareth is not made perfect in love.
TR, φοβος ουκ εστιν εν τη αγαπη αλλ η τελεια αγαπη εξω βαλλει τον φοβον οτι ο φοβος κολασιν εχει ο δε φοβουμενος ου τετελειωται εν τη αγαπη
Translit, phobos ouk estin en tê agapê all hê teleia agapê exô ballei ton phobon hoti ho phobos kolasin ekhei ho de phoboumenos ou teteleiôtai en tê agapê



d. Yang disegani


Kejadian 31:42,53 menyebut Allah "Yang Disegani" (Ibrani פחד - PAKHAD) Ishak. Artinya, Allah yang "ditakuti, dihormati, dan disembah" oleh Ishak.


* Kejadian 31:42,53
31:42 LAI TB, Seandainya Allah ayahku, Allah Abraham dan Yang Disegani (PAKHAD) oleh Ishak tidak menyertai aku, tentulah engkau sekarang membiarkan aku pergi dengan tangan hampa; tetapi kesengsaraanku dan jerih payahku telah diperhatikan Allah dan Ia telah menjatuhkan putusan tadi malam."
KJV, Except the God of my father, the God of Abraham, and the fear of Isaac, had been with me, surely thou hadst sent me away now empty. God hath seen mine affliction and the labour of my hands, and rebuked thee yesternight.
Hebrew,
לוּלֵי אֱלֹהֵי אָבִי אֱלֹהֵי אַבְרָהָם וּפַחַד יִצְחָק הָיָה לִי כִּי עַתָּה רֵיקָם שִׁלַּחְתָּנִי אֶת־עָנְיִי וְאֶת־יְגִיעַ* כַּפַּי רָאָה אֱלֹהִים וַיֹּוכַח אָמֶשׁ׃
Translit, LULEY 'ELOHEY 'AVI 'ELOHEY 'AVRAHAM 'UFAKHAD YITSKHAQ HAYAH LI KI ATAH REIQAM SYILAKHTANI 'ET-ANYI KAPAI RA'AH 'ELOHIM VAYOKHAKH AMESY

31:53 LAI TB, Allah Abraham dan Allah Nahor, Allah ayah mereka, kiranya menjadi hakim antara kita." Lalu Yakub bersumpah demi Yang Disegani oleh Ishak, ayahnya.
KJV, The God of Abraham, and the God of Nahor, the God of their father, judge betwixt us. And Jacob sware by the fear of his father Isaac.
Hebrew,
אֱלֹהֵי אַבְרָהָם וֵאלֹהֵי נָחֹור יִשְׁפְּטוּ בֵינֵינוּ אֱלֹהֵי אֲבִיהֶם וַיִּשָּׁבַע יַעֲקֹב בְּפַחַד אָבִיו יִצְחָק׃
Translit, 'ELOHEY 'AVRAHAM VELOHEY NAKHOR YISYPETU VEINEINU 'ELOHEY 'AVIHEM VAYISHAVA YA'AQOV BEFAKHAD 'AVIV YITSKHAQ


Yang mereka takuti ialah keadaan dasyat yang menggetarkan mereka, yang melanda orang fasik (Amsal 1:26-27; 10:24 bandingkan dengan Yesaya 66:4). Waktu orang Israel akan memasuki Kanaan, maka mendahului mereka Allah mengirim "kengerian akan Aku", yang memusnahkan dan mencerai-beraikan orang-orang Kanaan, atau membuat penduduk Kanaan itu patah semangat dan tidak mampu menahan serbuan orang Israel :


* Keluaran 23:27-28
23:27 LAI TB, Kengerian (EIMAH) terhadap Aku akan Kukirimkan mendahului engkau: Aku akan mengacaukan semua orang yang kaudatangi, dan Aku akan membuat semua musuhmu lari membelakangi engkau.
KJV, I will send my fear before thee, and will destroy all the people to whom thou shalt come, and I will make all thine enemies turn their backs unto thee.
Hebrew,
אֶת־אֵימָתִי אֲשַׁלַּח לְפָנֶיךָ וְהַמֹּתִי אֶת־כָּל־הָעָם אֲשֶׁר תָּבֹא בָּהֶם וְנָתַתִּי אֶת־כָּל־אֹיְבֶיךָ אֵלֶיךָ עֹרֶף׃
Translit, 'ET-EIMATI ASYALAKH LEFANEIKHA VEHAMOTI ET-KOL-HA'AM ASYER TAVO BAHEM VENATATI ET-KOL-'OIVEIKHA ELEIKHA 'OREF

23:28 LAI TB, Lagi Aku akan melepaskan tabuhan mendahului engkau, sehingga binatang-binatang itu menghalau orang Hewi, orang Kanaan dan orang Het itu dari depanmu.
KJV, And I will send hornets before thee, which shall drive out the Hivite, the Canaanite, and the Hittite, from before thee.
Hebrew,
וְשָׁלַחְתִּי אֶת־הַצִּרְעָה לְפָנֶיךָ וְגֵרְשָׁה אֶת־הַחִוִּי אֶת־הַכְּנַעֲנִי וְאֶת־הַחִתִּי מִלְּפָנֶיךָ׃
Translit, VESYALAKHTI 'ET-HATSIRAH LEFANEIKHA VEGERSYAH 'ET-HAKHIVI 'ET-HAKENA'ANI VE'ET-HAKHITI MILFANEIKHA


Ketakutan dalam arti ini terkandung dalam :


* Ayub 4:6
LAI TB, Bukankah takutmu akan Allah yang menjadi sandaranmu, dan kesalehan hidupmu menjadi pengharapanmu?
KJV, Is not this thy fear, thy confidence, thy hope, and the uprightness of thy ways?
Hebrew,
הֲלֹא יִרְאָתְךָ כִּסְלָתֶךָ תִּקְוָתְךָ וְתֹם דְּרָכֶיךָ׃
Translit, HALO YIRATKHA KISLATEKHA TIQVATKHA VETOM DERAKHEIKHA



Kasih Agape

Kasih

Kasih, AGAPE. Kasih tidak bertujuan mencari kepentingan diri sendiri, melainkan kebaikan bagi orang lain. "Kasih" itu sebenarnya cakupannya luas sekali, dengan mengacu pada 1 Korintus 13:4-8 akan kita dapatkan hal-hal yang berkaitan dengan kasih yang perinciannya sebagai berikut :



[1] sabar,
[2] murah hati,
[3] tidak cemburu,
[4] tidak memegahkan diri,
[5] tidak sombong,
[6] tidak melakukan yang tidak sopan,
[7] tidak mencari keuntungan diri sendiri,
[8] tidak pemarah,
[9] tidak menyimpan kesalahan orang lain,
[10] tidak bersukacita karena ketidakadilan,
[11] menutupi segala sesuatu,
[12] percaya segala sesuatu,
[13] mengharapkan segala sesuatu,
[14] sabar menanggung segala sesuatu,



Reff ayat :


* 1 Korintus 13:4-8
13:4 , Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

13:5 , Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

13:6, Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.


13:7 , Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

13:8 , Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.


Kasih adalah kegiatan, kelakuan, dan tindakan, bukan hanya sekedar perasaan batin atau motivasi, ada yang menarik kita simak disini bahwa kasih itu "tidak bersukacita karena ketidakadilan (ADIKIA, harfiah ketidakbenaran)" dengan kata lain kasih itu selalu berhubungan dengan kebenaran.

Buah Roh

BUAH ROH

* Galatia 5:22-25

5:22 LAI TB, Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,


5:23 LAI TB, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.


5:24 LAI TB, Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.

5:25 LAI TB, Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,


Rasul Paulus merincikan buah Roh (bukan perbuatan). Roh bukan daging, daftar yang dirincikan dalam 2 ayat ini semuanya menarik, dan menariknya lagi kata "buah" ditulis dalam bentuk "tunggal" artinya daftar kebajikan yang dirincikannya itu merupakan kesatuan dan kepaduan dari hidup didalam Roh.

Bentuk tunggal dari kata buah itu, mungkin juga ditujukan kepada oknum Yesus Kristus, dimana didalam Pribadi inilah tampak secara sempurna rincian buah Roh itu.

Karena kata "buah" disini berbentuk tunggal, boleh kita istilahkan bahwa "Buah Roh" itu adalah "satu buah dengan 9 rasa" (kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri), ke-9 nya secara simultan (bersama-sama) tampak dan terbukti.

Maka kita tidak perlu memberikan suatu strata dari setiap kebajikan yang dirincikan itu, misalnya menempatkan kasih lebih diatas sukacita, damai-sejahtera dan seterusnya. Kata buah yang tunggal itu menghasilkan suatu sifat yang jamak sang saling berkait satu sama lain dalam kesatuan.

Penggunaan kata buah disini juga menekankan suatu hasil dari kehidupan dalam Roh yaitu kebajikan yang tampak dalam kehidupan orang-orang yang percaya dan menteladani sikap Yesus Kristus.

We Are The Reason

WE ARE THE REASON
by: Avalon

Verse 1:
G Am/F# B Em
As little children we would dream of Christmas morn
Dm7 G C G/B Am7
and all the gifts and toys we knew we'd find
B Em Em/D
but we never realised a baby born one blessed
Em/C# Cmaj7 Am7 D7
night gave us the greatest gift of our lives

Chorus:
G Am/G
We are the reason that He gave His life
Dsus D G
we are the reason that He suffered and died
D/F# Em Am7
to a world that was lost, He gave all He could
D7 G
give to show us the reason to live

Verse 2:
G Am/F# B Em
As the years go by we learned more about gifts
Dm7 G C G/B Am7
giving of ourselves and what that means
B Em Em/D
On a dark and cloudy day a man hung crying
Em/C# Cmaj7 Am7 D7
in the rain because of love, because of love

BRIDGE:
Eb Bb/D
I've finally found a reason for living,
Bbm Ab/C
it's in giving every part of my heart to Him
Abm/B Eb/Ab Cm7
In all that I do, every word that I say
F Ab E
I'll be giving my all just for Him, for Him

Chorus 2:
Amaj7 Bm7/A
And we are the reason that He gave His life
Bm/Ab G/C# F#m7 A
we are the reason that He suffered and died
Dmaj9 A/C#
to a world that was lost
Bm Bm7/A
He gave all He could give
Bm/Ab G/C# F#m Fmaj7
to show us the reason to live
D A
He is my reason to live

Selasa, 06 Oktober 2009

Hukum Kasih

"Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Doa Kristen

“Berserulah kepadaKu, maka Aku akan menjawab engkau dan akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang besar dan yang luar biasa (tidak terpahami), yakni yang tidak kau ketahui” (Terjemahan bebas dari King James Version)

Pertanyaan: Kenapa kita harus berdoa ?

Jawab: Ada tiga alasan kenapa kita harus berdoa:

I. Doa dimulai dengan undangan Allah (“Berserulah kepadaKu”)

Keistimewaan yang pertama dalam hal berdoa adalah, Allah mengundang kita untuk untuk berdoa.

Sebagai orang Krsiten kita mempunyai suatu keistimewaan yang agama lain tidak miliki. Yaitu dalam hal berdoa. Kalau agama lain, mereka berdoa karena suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. Doa itu selalu dihubungkan dengan factor kesetiaan. Tetapi bagi orang Kristen, berdoa itu dimulai dari inisiatif Allah sendiri.

Allah berkomunikasi dengan umatNya melalui doa. Doa adalah pintu masuk kepada supra natural power. Melalui doa kita dapat mengalami kuasa Allah.

Ada tiga bukti sehubungan dengan undangan berdoa:

  • Baca 2 Tawarikh 1: 7, Suatu kali Tuhan datang kepada Salomo dalam mimpinya dan berkata, “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadam ”
  • Baca Matius 7: 7, Suatu kali Yesus berkata kepada murid-muridNya ,”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu…..”
  • Baca Yakobus 4: 2, Yakobus berkata, “Kamu tidak memperoleh apa- apa, karena kamu tidak berdoa”

Jadi, hal yang pertama kenapa kita harus berdoa adalah karena Allah mengundang kita untuk beseru kepadaNya.

II. Kita berdoa karena ada janji dari doa yang dipanjatkan (“Aku akan menjawab engkau”)

Keistimewaan yang kedua dalam hal berdoa adalah Allah berjanji untuk menjawab doa kita.

Ada tiga macam jawaban doa yang dapat kita terima dari Tuhan:

A. Tuhan menjawab “Ya

Baca Markus 10: 46- 52. Bartimeus adalah seorang pengemis buta yang sudah lama sekali hidup dalam penderitaan. Ketika Tuhan Yesus lewat di Yerikho, Bartimeus berseru dan meminta supaya Tuhan Yesus menyembuhkan matanya. Dan Yesus segera menjawab “ya!” Aku kabulkan permintaanmu itu! Maka seketika itu celiklah mata Bartimeus. Alangkah indah sekali jawaban Yesus seperti itu: Ya , dan seketika itu terjadi!

Tanpa harus menunggu lama- lama Tuhan sudah berikan jawabanNya yang luar biasa! Tentunya ada banyak kesaksian tentang jawaban doa yang seperti ini.

Ada dua hal supaya doa kita pasti terjawab:

· Doa yang lahir dari iman (Yak. 5: 15)

· Doa orang yang benar (Yak. 5: 16)

B. Tuhan menjawab “Tunggu”

Menunggu adalah satu hal yang paling membosankan.

Tetapi banyak contoh yang kita boleh lihat: Dalam Perjanjian Lama yaitu mereka yang tergolong sebagai pahlawan iman:

· Nuh, harus menunggu 120 tahun lamanya, sampai ia menggenapi janji Allah mengenai air bah.

· Abraham harus menunggu 25 tahun lamanya, sampai ia menerima janji Allah mengenai kelahiran Ishak.

· Yusuf harus menunggu 13 tahun lamanya, sampai mimpinya menjadi kenyataan.

· Musa harus menunggu selama 40 tahun, sampai Allah memanggil ia untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir.

Dalam Perjanjian Baru

· Imam Zakharia (Luk. 1: 5- 25)

Kenapa kita harus menunggu? Kita tidak tahu sepenuhnya rencana Tuhan. Yang pasti adalah, Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya!

C. Tuhan menjawab “Tidak”

a. Pengalaman Tuhan Yesus ketika ditaman Getsemani (Baca Lukas 22: 42)

Ketika Tuhan Yesus sedang dalam suatu pergumulan yang hebat, Ia berdoa dengan suatu permohonan “Kalau boleh kiranya cawan ini lepas dari padaKu”. Bapa disorga menjawab: Tidak! Dengan demikian, Yesus harus minum cawan murka Allah itu.

b. Pengalaman dari ibu Yohanes dan Yakobus (Mat. 20: 20- 24)

Mrs. Zebedeus meminta kepada Tuhan Yesus supaya kedua puteranya mendapat kedudukan yang tinggi dalam pemerintahan Tuhan Yesus kelak. Yesus menjawab: “Tidak”.

c. Pengalaman orang Gerasa (Mark. 5: 18- 19)

Suatu kali ada seorang yang kerasukan Setan, tinggal dipekuburan. Ketika ia bertemu dengan Tuhan Yesus, maka orang itu mengalami kelepasan dan menjadi sembuh atau normal kembali. Kemudian orang Gerasa ini meminta supaya ia diperbolehkan untuk mengikut Tuhan Yesus. Tetapi Tuhan Yesus menjawab: “Tidak.”

d. Pengalaman rasul Paulus (2 Kor. 12: 7- 9)

Paulus meminta kepada Tuhan supaya ia dibebaskan dari duri dalam dagingnya. Tetapi Tuhan menjawab: Tidak! Justru dalam kelemahan anugerah itu nyata!

Jadi tidak semua doa kita akan dijawab ‘ya’. Ada kalanya ‘tidak’. Allah mengetahui sepenuhnya kenapa Dia menjawab ‘tidak’.

Jadi, hal yang kedua kenapa kita harus berdoa adalah karena Allah akan menjawab doa kita.

III. Kita berdoa karena ada kuasa dalam doa (“Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang besar dan yang luar biasa (tidak terpahami), yakni yang tidak kauketahui”)

Keistimewaan yang ketiga dalam hal berdoa adalah Allah akan menunjukkan kepada kita hal-hal yang dashyat.

Pada tahun 1904 propinsi Wales (England) telah membutuhkan lawatan Allah, dibandingkan dari semua tempat diplanet bumi ini. Hal ini disebabkan, karena moral orang-orang di kota propinsi Wales sudah sangat bobrok: Korupsi, kata-kata kotor, keserakahan, pelacuran dan hampir seluruh penduduk hidup dalam tarap kemiskinan.

Pada tahun 1901, doa telah dimulai di propinsi Wales. Setahun kemudian, tahun 1902, sejumlah 2000 pendoa sudah terbentuk di seluruh propinsi Wales, yang pada waktu itu berpendudukan 2,5 juta jiwa.

Allah mengurapi seorang pemuda, Evan Roberts, yang pada waktu itu ia berusia 25-tahun, seorang pekerja kasar di sebuah pertambangan. Dalam usia 12- tahun Evan Roberts sudah bekerja selama 12-jam sehari. Sementara istirahat, Evan Roberts meluangkan waktunya untuk membaca Alkitab. Tiga belas tahun lamanya Evan Roberts berdoa untuk lawatan Allah. Setiap minggu pagi, setelah pintu gereja di buka Evan Roberts masuk kedalam dan duduk paling depan.

Suatu kali Evan Roberts dikeluarkan dari apartementnya karena berdoa terlalu keras.

Karena Evan Roberts telah berdoa dan berpuasa, Allah datang melawat Wales, tahun 1904. Ratusan ribu orang bertobat. Lawatan Allah ini sampai ke seluruh England, Irlandia dan bahkan keseluruh dunia, seperti Skandinavia, Eropah, Afrika, India, Korea dan China. Dikatakan bahwa, “no other single person in modern history was so instrumental in the move of God as Evan Robers.”

John Wesley berkata, “Allah tidak dapat berbuat sesuatu kecuali umatNya berdoa,”

Jadi, hal yang ketiga kenapa kita harus berdoa adalah karena Allah akan memanifestasikan kuasaNya melalui doa.

IV. Praktek doa

Doa raja Salomo merupakan doa yang terpanjang dalam Alkitab (1Raja 8: 23- 53). Sebaliknya doa Simon Petrus merupakan doa terpendek dalam Alkitab (Matius 14: 30). Kesimpulannya adalah bukan panjang atau pendeknya sebuah doa namun yang utama adalah doa itu harus lahir dari dalam hati yang ‘tulus’ dan dilaksanakan dengan ‘iman’.

I. Kepada siapa doa itu disampaikan?

Doa itu disampaikan kepada Bapa, oleh Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus (Yoh. 16: 23- 24).

· Bapa yang Kekal (Mazmur 93: 2, Yesaya 40: 28)

· Bapa yang Mahakuasa (Mazmur 21: 2; 62: 12)

· Bapa yang Mahatahu (Kejadian 3: 5, 1 Samuel 2: 3)

· Bapa yang Setia (Mazmur 146: 6)

· Bapa yang Mahakasih (2 Samuel 24: 14, 1 Tawarikh 21: 13)

· Bapa yang panjang Sabar (Kejadian 34: 6, Mazmur 15: 8)

II. Bagaimana posisi kita dalam berdoa?

Posisi atau sikap kita dalam berdoa tidak seberapa penting dibandingkan dengan sikap hati kita. Alkitab memberikan beberapa sikap dalam berdoa:

· Berdiri (Markus 11: 25)

· Duduk (1 Tawarikh 17: 16- 27)

· Tunduk (Keluaran 34: 8)

· Tiarap (Mazmur 6: 6)

· Dengan muka mencium ke tanah atau bersujud (Matius 26: 39)

· Berlutut (1 Raja 8: 54, Daniel 6: 10, Lukas 22: 41, Kisah rasul 20: 36)

· Dengan muka diantara kedua lutut (1 Raja 18: 42)

III. Dimana saja kita boleh berdoa?

· Di dalam kamar (Matius 6: 6)

· Dimuka umum (Kisah rasul 20: 20)

· Ditempat yang sudah ditentukan sebelumnya (Matius 26: 18)

· Dimana saja (Matius 18: 20)

Konklusi:

Doa adalah pintu masuk kepada supra natural power. Jangan berhenti berdoa. Karena Allah tidak dapat melakukan segala sesuatu, sekalipun Ia dapat, tetapi Ia memilih sampai kita datang dan berseru kepadaNya.

Pengakuan Iman Rasuli

1. Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, khalik langit dan
bumi
.

2. Dan kepada Yesus Kristus AnakNya Yang Tunggal, Tuhan Kita.

3. Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

4. Yang menderita sengsara dibawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan mati dan dikuburkan turun ke dalam kerajaan maut. (Sebagian versi hanya mengatakan "Yang menderita", tanpa "sengsara", dengan pertimbangan bahwa sengsara dengan sendirinya mengandung arti penderitaan).

5. Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

6. Naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa.

7. Dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

8. Aku percaya kepada Roh Kudus.

9. Gereja Katolik yang kudus [versi Katolik] ; Gereja yang kudus dan am [versi Protestan], persekutuan Orang Kudus ("Katolik" di sini berarti semesta dan universal, arti yang sama dengan kata "am" yang digunakan dalam versi Protestan).

10. Pengampunan Dosa.

11. Kebangkitan badan [atau] kebangkitan orang mati (Sebagian versi menerjemahkan "kebangkitan daging", yaitu terjemahan harafiah dari "carnis resurrectionem" (bahasa Latin) atau "σαρκος ανάστασιν" (sarkos anastasin) (bahasa Yunani).)

12. dan Hidup Yang Kekal.

MENGENAL ROH KUDUS

Pendahuluan:

Roh Kudus adalah salah satu oknum dari Allah TriTunggal yang setara dengan Bapa dan Putra (Yesus Kristus). Dia adalah pribadi yang memiliki pikiran, perasaan, dan kehendak.
Dengan ini kita menolak pandangan “Saksi Yehovah” yang menganggap Roh Kudus hanyalah semata-mata suatu tenaga/kuasa. Memang benar suatu pribadi memiliki kuasa/tenaga, tetapi kuasa/tenaga bukanlah suatu pribadi.

I. Bukti bahwa Roh Kudus adalah berpribadi:


1. Dia memiliki ratio (I Korintus 2:10-12).
2. Dia memiliki emosi (Efesus 4:30, Yesaya 63:10).
3. Dia memiliki kehendak (I Korintus 12:11).

Dengan kepribadian ini Roh Kudus dapat melakukan hal-hal sebagai pribadi/oknum yang sempurna. Mis: berbicara (Wahyu 2:7), berseru (Galatia 4:6), berdoa (Roma 8:26), bersaksi (Yoh. 15:26), mengajar (Yoh 14:26, Nehemia 9:20), memimpin (Roma 8:14), memerintah (Kisah 16:6-7), memanggil dan memberi tugas (Kisah 13:2, 20:28), memberi
kuasa (Kisah 1:8).

II. Bukti bahwa Roh Kudus adalah Allah:


1. Mendapat panggilan sebagai Allah (Kisah 5:3-4).

2. Memiliki sifat-sifat Allah: Kekal (Ibr. 9:14), Maha Hadir (Maz. 139:7-10), Maha Kuasa (Luk. 1:35), Maha Tahu (I Kor 2:10-12), Maha Benar (I Yoh 5:6), Maha Kudus (Luk. 11:13),

3. Setara dengan Bapa dan Putra
(Yesus Kristus): Formula baptisan (Matius 28:19), Berkat ilahi (II Kor 13:14), Klaim Yesus Kristus (Yoh 14:16).

III. Pekerjaan Roh Kudus:


1. Berhubungan dengan ciptaan:

a. Menciptakan alam semesta (Kej 1:2, Maz 33:6).
b. Memelihara alam semesta (Mazmur 104:30).

2. Berhubungan dengan Alkitab:


a. Mewahyukan dan menginspirasikan ( II Pet 1:20-21).
b. Memberi penerangan/penjelasan (Yoh 14:26).

3. Berhubungan dengan orang yang tidak percaya:


a. Menginsyafkan akan dosa, kebenaran, dan penghakiman (Yoh 16:8-11).

4. Berhubungan dengan orang percaya:


a. Memperanakkan/melahirkan kembali (Yoh 3:3-5, Titus 3:5).

Melahirkan dengan roh oleh air. Air ini lambang dari Firman Allah ( Lih: I Pet 1:23). Oleh Roh Kudus mereka yang percaya kepada Firman dijadikan sebagai "anak-anak Allah".

b. Membaptiskan ( I Kor 12:12-13, Markus 1:8).

Baptisan Roh Kudus bukan dilakukan oleh hamba Tuhan, melainkan oleh Allah (Roh Kudus). Baptisan ini "tidak kelihatan". Tujuannya agar seorang yang percaya boleh dimasukkan kedalam anggota "tubuh Kristus" (gereja) yang tak kelihatan dan yang universal (Am) atau masuk menjadi anggota dalam keluarga Allah. Sebagai tanda yang kelihatan seorang yang percaya perlu masuk ke dalam anggota gereja lokal yang ditandai dengan baptisan air.

c. Tinggal/diam dalam diri orang percaya (Yoh 14:16-17).

Tanpa kecuali, Roh Kudus akan tinggal selama-lamanya dalam orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Walaupun orang itu masih baru, lemah, belum dewasa, dan tidak sempurna. Misalnya: jemaat Korintus (I Kor 3:16, 6:19).

d. Memateraikan (Efesus 1:13-14).

Menyatakan bahwa orang percaya adalah milik sah dari Allah, gambar dan rupa Allah dipulihkan lagi, ahli waris kerajaan Allah, dan sebagai jaminan keselamatan selama-lamanya.

Catatan: Pekerjaan Roh Kudus dalam diri orang percaya dari no 4a-4d adalah sekali untuk selama-lamanya. Jadi, tidak berulang-ulang!

e. Memenuhi (Kisah 2:4, 4:31, 6:3,5, 11:24, Efesus 5:18).

Menyatakan penyerahan total dari setiap aspek hidup orang percaya agar "dikontrol" oleh Roh Kudus. Untuk kepenuhan Roh Kudus ini tak ada formula khusus, dan tak ada tanda-tanda khusus. Kecuali ketaatan mutlak terhadap Roh Kudus dan menyerahkan seluruh aspek hidup kita untuk dikontrol olehNya.

f. Memberi karunia rohani (I Korintus 12:11).

Tujuannya untuk melengkapkan pelayanan dalam "tubuh Kristus" (gereja) agar jemaat dapat dibangunkan. Semua orang percaya minimum diberi satu karunia, dan tak ada karunia yang seragam. Untuk melihat jenis karunia Roh Kudus, lihat: I Kor. 12: 4-28; Rom. 12: 6-8; Efe. 4: 8-14; I Kor. 7: 7-8; I Kor. 13: 3; I Pet. 4: 9-10.

g. Mengurapi (I Yoh 2:20,27).

Kata “mengurapi” berarti memberi pengajaran dan pengetahuan serta kuasa yang berhubungan erat dengan pelayanan seseorang. Band: I Kor 2:9-14, Roma 8:2, 9-11.

h. Memimpin/membimbing (Gal 5:25, Roma 8:14).

Tujuannya agar orang percaya tidak menyimpang dari pengajaran Firman Allah yang dapat mengakibatkan salah jalan/berdosa terhadap Allah. Band: Yoh 16:12-13. Roh Kudus memimpin dan membimbing tidak harus dengan mimpi, tanda-tanda supranatural, penglihatan, suara khusus, atau tanda-tanda aneh lainnya. Melainkan dengan FirmanNya dan gerakanNya dalam hati kita. Mis: Philipus (Kisah 8:27-29), Paulus dan Barnabas (Kisah 13:2-4, 16:6-7).

i. Mendoakan (Roma 8:26).

Ketika orang percaya lemah dan tak dapat berdoa, maka Roh Kudus menjadi pengantara doa kita kepada Allah. Kata “keluhan” dalam ayat diatas bukanlah “bahasa lidah/roh”.

j. Menghibur (Yohanes 16:7).

Ketika orang percaya sedih, kecewa, dan putus asa, Roh Kudus akan menghibur dan menguatkan. Dengan demikian orang percaya dapat bertahan terus hidup sesuai kehendak Allah. Penghiburan terbesar adalah oleh Roh Kudus melalui Firman Allah.

Catatan: Pekerjaan Roh Kudus dalam orang percaya dari No 4e-4j adalah pekerjaaan yang dilakukan secara berulang-ulang. Oleh sebab itu dapat kita minta dalam doa secara berulang-ulang pula.

Minggu, 06 September 2009

10 Hukum Tuhan


1. Akulah TUHANmu. Jangan ada padamu tuhan lain di hadapan-Ku.

2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHANmu.

3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat [Minggu]. Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu.

5. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

6. Jangan membunuh.

7. Jangan berzinah.

8. Jangan mencuri.

9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.

10. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya [suaminya], atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.

Tentang keselamatan kita

Bagaimana saya bisa yakin tentang keselamatan?

banyak orang berjuang dengan ketidakpastian tentang keselamatan mereka. Jika Saudara menghadapi hal ini, ada beberapa pertanyaan yang dapat Saudara ajukan kepada diri Saudara sendiri untuk membantu Saudara dapat yakin tentang hubungan pribadi Saudara dengan Tuhan.

1. Sudahkah saya percaya kepada Yesus Kristus sebagai pengganti dosa-dosa saya dan menerimaNya sebagai penyelamat pribadi?
Alkitab mengatakan bahwa hanya inilah satu-satunya jalan untuk mendapatkan keselamatan.
“Tetapi semua orang yang menerimanya diberinya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya.” (Yohanes 1:12).

2. Apakah Saudara lebih mempercayai perasaan Saudara daripada firman Tuhan, sebagai kepastian dari keselamatan?
Alkitab berkata:
“Barangsiapa percaya kepada Anak ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.” (Yohanes 3:36).
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Yohanes 5:24).

3. Apakah Saudara mendasarkan keselamatan atas apa yang telah Saudara lakukan bagi Tuhan, daripada apa yang telah Tuhan lakukan bagi Saudara?
Alkitab berkata bahwa bukan apa yang kita perbuat untuk memperoleh keselamatan. Allah, karena kasih karuniaNya, mengerjakan semua yang diperlukan supaya selesai.
“Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmatNya.” (Titus 3:5a).
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” (Efesus 2:8-9).
Alkitab mengatakan bahwa kita dapat meyakini bahwa kita memiliki hidup yang kekal jika kita percaya kepada Yesus sebagai penyelamat kita!
“Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.” (1 Yoh 5:11-13).
Petunjuk Hidup Kristen
Percaya kepada Yesus Kristus, Anak Allah yang mati sebagai ganti dosa-dosa kita adalah satu-satunya jalan yang dibutuhkan untuk keselamatan. Kita dapat bersemangat bahwa kita memang memiliki hidup yang kekal karena Allah yang mengatakannya, karena perubahan telah mengambil tempat dalam kehidupan kita, karena kita bersedia membagi Kristus dengan orang lain, dan karena kita berkeinginan untuk hidup menyenangkan Tuhan.

1. Kita tahu bahwa kita memiliki hidup yang kekal karena Allah yang mengatakannya.
Firman Allah berkata bahwa kita memiliki hidup yang kekal jika kita menerima Kristus sebagai penyelemat kita.
“Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.” (1 Yoh 5:13).

2. Kita tahu bahwa kita memiliki hidup yang kekal karena perubahan telah mengambil tempat dalan hidup kita sejak kita menjadi Kristen.
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus dia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang!” (2 Korintus 5:17).
Ini mungkin hanyalah perubahan kecil. Untuk pertama kali mungkin tidak terlihat oleh orang lain. Namun ayat ini mengatakan kepada kita bahwa secara kedudukan kita sudah jadi orang yang baru ketika kita menerima Kristus dan perubahan dalam hidup kita tidak dapat kita elakkan.

3. Kita tahu bahwa kita memiliki hidup yang kekal karena kita bersedia membagi Kristus dengan orang lain.
“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” (Roman 1:16).

4. Kita tahu kita telah menerima hidup yang kekal karena kita mau hidup beribadah.
“Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah dalam dunia sekarang ini…” (Titus 2:11-12).